Home » » Keluarga Minta RSHB Rujuk Edwin ke Malaysia

Keluarga Minta RSHB Rujuk Edwin ke Malaysia

Keluarga Minta RSHB Rujuk Edwin ke Malaysia


Edwin Timothy Sihombing (2,5 bulan) terpaksa kehilangan separuh jari telunjuk kanannya setelah digunting oleh dokter rumah sakit, tempat bayi itu dirawat, Selasa (9/4/2013). Ia diduga menjadi korban malpraktik


JAKARTA, KOMPAS.com - Gonti, ayah Edwin, bayi 2,5 bulan yang jari telunjuk tangan kanannya diamputasi, didampingi tim kuasa hukum keluarga meminta agar pihak Rumah Sakit Harapan Bunda (RSHB) segera merujuk Edwin ke rumah sakit Adventist Penang, Malaysia.
Menurut Ketua tim kuasa hukum keluarga, pilihan untuk melanjutkan pengobatan di Negeri Jiran untuk bayi mungil tersebut dikarenakan rumah sakit itu memiliki kualitas yang sangat baik dalam hal penanganan bayi.
"Keluarga saya pernah dirawat di sana. Dan penanganannya cukup baik. Makanya kami merujuk ke sana," kata Renata Sihombing, salah seorang tim kuasa hukum, Sabtu (13/4/2013).
Happy Sihombing, ketua tim penasihat hukum keluarga Edwin, mengatakan, pihak rumah sakit sudah setuju bila Edwin dirujuk ke rumah sakit yang lebih baik.
Namun, RSHB belum menyetujui bila rujukannya ke rumah sakit di luar negeri.
"Tapi kita ditawarkan pihak rumah sakit untuk dirujuk ke rumah sakit terbaik di indonesia. Tapi ya kita tunggu perkembangannya saja," ujarnya.
Sementara itu Gonti sangat berharap agar RSHB segera mengeluarkan pernyataan permintaan maaf, yang sampai saat ini belum kunjung disampaikan pihak rumah sakit.
Gonti mengatakan, saat ini Edwin masih dirawat di rumah sakit yang terletak di jalan Bogor Raya ini. Kondisi Edwin masih sama seperti kemarin, perawatan observasi tetap berjalan seperti biasa.
"Saat ini kita tidak mempermasalahkan kesalahan. Yang terpenting ialah kesehatan Edwin," ujar pria 34 tahun ini.
Sebelumnya, Edwin dibawa ke RS Harapan Bunda pada 20 Februari 2013 karena demam tinggi. Di ruang IGD khusus anak, dokter memberikan sejumlah penanganan, mulai dari cairan infus di punggung tangan kanan, obat antikejang lewat dubur, hingga peralatan bantu pernapasan.
Keanehan mulai tampak pada hari ketiga perawatan. Jari telunjuk hingga titik infus di tangan kanannya mengalami pembengkakan. Bahkan, lama-kelamaan mengeluarkan nanah hingga tampak membusuk.
Kondisi itulah yang kemudian berujung pada amputasi dua ruas jari telunjuk Edwin menggunakan gunting oleh dokter rumah sakit tanpa sepengetahuan kedua orangtua bayi.  C35-12

0 komentar:

Post a Comment

1. Silahkan Berkomentar Selagi Gratis, n selagi bebas berbicara asal jangan mengandung unsur SARA dan Pornografi.
2. Kalo ada yang menyinggung atau kurang berkenan dalam postingan ini mohon konfirmasi, supaya bisa di kelarifikasi.
3. Terimakasih yang sudah meninggalkan Komentar semoga kita selalu dalam lindungan Tuhan dan Sehat selalu, Supaya bisa salaing berbagi..... :-)

Powered by Blogger.

TENTANG PENULIS

My photo

saya pengen berkarya dengan baik di mana pun,

DAFTAR ISI

SAUDARAKU